Orgenes Kaway Nilai Papua Alami Peningkatan Pembangunan yang Positif
Orgenes Kaway Nilai Papua Alami Peningkatan Pembangunan yang Positif |
- Orgenes Kaway Nilai Papua Alami Peningkatan Pembangunan yang Positif
- Diskominfo Papua Apresiasi Facebook Beri Pelatihan Digital Bagi UKM
- Pemerintah Pusat Seriusi Persiapan Pelaksanaan PON XX 2020 di Papua
- Elias Kambu Programkan Pembangun Pasar Tiap Distrik di Asmat
- Dinas PUPR Papua Fokus Perbaiki Infrastruktur Pendukung PON XX 2020
- Lima Sekolah di Papua Belum Masukan Data Peserta UNBK
- Pemerintah Kabupaten di Papua Belum Proaktif Dukung Perekaman KTP Elektronik
- Dorkas Waroy Buktikan Papua Cairkan Panas Debat Pilpres
| Orgenes Kaway Nilai Papua Alami Peningkatan Pembangunan yang Positif Posted: 21 Jan 2019 12:11 AM PST SENTANI, LELEMUKU.COM – Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua periode 2019 hingga 2023 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nomor urut 6 Daerah Pemilihan (Dapil) I, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Kerom dan Kabupaten Sarmi, Orgenes Kaway, S.Th menilai Papua alami peningkatan pembangunan yang kian positif."Papua dengan kondisi medan wilayah dengan beraneka disini kita wajib bersyukur Gubernur Lukas Enembe dan programnya Presiden Joko Widodo mulai bangun dari kampung, hari ini Papua sudah bangkit," nilai dia kepada Lelemuku.com pada Rabu (2/1). Pria 58 tahun itu menyatakan Papua Sudah Bangkit dapat dilihat dari proyek Jalan Trans Papua di Provinsi Papua Barat dan Papua sepanjang 4.330 km yang dikerjakan dari tahun 2015 hingga 2019 oleh pemerintahan Presiden Republik Indonesia (RI) Jokowi berjalan lancar guna membuka keterisoliran dan menurunkan harga barang. "Nyatanya sederhana saja jalan trans Jayapura ke Wamena, yang menjadi mimpi masyarakat Papua dan menjadi kendala bagi akses barang yang menurut akal manusia tidak bisa hari ini sudah ada. Hari ini orang bolak-balik Jayapura ke Wamena dan akses barang juga sudah lancar. Ini saja sudah jadi, itu sudah selesai tugas Pak Gubernur, tinggal yang lima tahun ini ke depan penambahan-penambahannya saja," katanya. Anggota Komisi IV DPR Provinsi Papua itu mengatakan jika hingga saat ini masih saja ada oknum yang menyatakan belum merasakan pembangunan di Papua itu hanyalah suatu kekeliruan. "Kalau ada yang bilang dia belum rasakan pembangunan itu omong kosong, itu orang yang bertentangan dengan pemerintah karena hari ini papua sudah bangkit," tutup dia. (Laura Sobuber) |
| Diskominfo Papua Apresiasi Facebook Beri Pelatihan Digital Bagi UKM Posted: 20 Jan 2019 08:51 PM PST JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua mengapresiasi situs media sosial (medsos) Facebook yang kian aktif memberikan pelatihan digital bagi pelaku usaha dan usaha kecil menengah (UKM) di bumi cenderawasih.Hal demikian disampaikan Kepala Dinas Kominfo Papua Kansiana Salle di Jayapura, kemarin. Pihaknya berharap agar kedepan, pelatihan tak hanya menyasar pelaku usaha dan UKM. Tetapi bagi para pencari kerja, lebih khusus bagi remaja yang baru lulus dari universitas. Dengan demikian, para lulusan ini tak menjadi pengangguran tetapi bisa membuka peluang usaha bagi dirinya sendiri. "Sebab kita ketahui setiap tahun, universitas di Jayapura saja bisa meluluskan ratusan bahkan ribuan mahasiswi dan mahasiswi. Intinya, kami nilai pelatihan semacam bisa memberikan banyak hal positif bagi anak-anak," ucap ia. Diketahui, salah satu platform media sosial terbesar di dunia, Facebook Indonesia menggelar pelatihan keterampilan digital bagi para pegiat maupun pelaku bisnis usaha dan Usaha Kecil Menengah di Provinsi Papua. Kegiatan digelar pada Kamis (24/1), sekitar pukul 09.00 – 17.00 Wit, di Hotel Horison Jayapura. Menurut Masgustian dari Center for Digital Society, Fisipol UGM menyebut pelatihan itu merupakan bagian dari program 'Laju Digital' oleh Facebook, sebuah pelatihan literasi digital di 15 Kota di Indonesia. Dimana program 'Laju Digital' menargetkan dapat melatih para UKM, sehingga dapat mengoptimalkan pemanfaatan fitur yang ada di Facebook, Instagram, atau WhatsApp untuk memasarkan produk usahanya. "Intinya kegiatan ini bertujuan supaya pelaku usaha bisa memanfaatkan halaman media sosial yang ada untuk mendapatkan penghasilan," terang ia. Sementara untuk proses pendaftaran, para pelaku usaha diminta mendaftarkan diri secara online. Tata cara pendaftaran online dapat dibuka pada halaman https://lajudigitaljayapura.splashthat.com/. Selanjutnya, peserta dapat mengklik 'daftar sekarang', mengisi data diri, lalu pilih kelas bisnis. "Saya harap para peserta secepatnya mendaftar karena kuota yang kami tawarkan cukup terbatas. Calon peserta juga dapat bertanya melalui WhatsApp 085799312383," pungkasnya. (DiskominfoPapua) |
| Pemerintah Pusat Seriusi Persiapan Pelaksanaan PON XX 2020 di Papua Posted: 20 Jan 2019 08:40 PM PST JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot Dewa Broto meminta pemerintah dan masyarakat Papua agar tak mengkhawatir keseriusan pemerintah pusat terkait persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020.Menurutnya, pemerintah pusat bersama seluruh kementerian dan lembaga, sangat bersungguh-sungguh mempersiapkan pelaksanaan PON XX tahun 2020 di bumi cenderawasih. Pihaknya pun berjanji akan memastikan seluruh kementerian dan lembaga berkonstribusi mempersiapkan pelaksanaan PON di provinsi tertimur di Indonesia ini. "Penyiapan pelaksanaan PON kemudian ada juga Peparnas akan menggunakan pola Asian Games yang baru saja sukses kita laksanakan." "Kebijakan Kemenpora sangat jelas bahwa segala persiapan jangan sampai menyusahkan Pemerintah Daerah Papua. Khususnya berkaitan dengan cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Makanya saya menjamin dan akan mendampingi secara penuh persiapan-persiapan ini termasuk dalam penyiapan regulasi-regulasinya," terang gatot sebagaimana dikutip Kepala Kantor Penghubung Provinsi Papua di Jakarta, Alex Kapisa disela-sela rapat pembahasan rencana pematangan draft Inpres baru PON. Masih dikatakan Alex, Pemerintah Pusat juga dipastikan memberikan dukungan penuh terhadap upaya pengesahan draft Inpres baru untuk mempercepat penyiapan sarana dan prasarana olahraga serta sarana dan prasarana pendukung dalam rangka persiapan penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI tahun 2020 di Papua. Dimana dalam waktu dekat, draft baru ini rencananya akan dimatangkan pada tingkat Kementerian Lembaga (KL). "Setelah tanggapan akhir dari draft tersebut kemudian nanti hasilnya akan langsung disampaikan oleh masing-masing KL rencana pematangan pekan ini. Pertemuan itu sendiri akan dihadiri pejabat eselon I KL, yang diharapkan bisa segera mem finalisasi draft inpres baru itu untuk disampaikan ke Presiden." "Intinya terungkap dalam rapat pematangan ini, bahwa draft baru Inpres itu mesti jalan terus dan dimintakan untuk dipercepat. Sebab mesti ada beberapa kegiatan yang mengawali sebelum pelaksanaan PON akan segera dimulai, seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional yang tentunya akan menyita banyak waktu," ucap Alex. Diketahui, rapat pembahasan rencana pematangan draft itu, dipimpin langsung oleh Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S. Dewa Broto. Kegiatan ini juga dihadiri Asisten Bidang Perekonomian Papua serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua.(DiskominfoPapua) |
| Elias Kambu Programkan Pembangun Pasar Tiap Distrik di Asmat Posted: 20 Jan 2019 08:36 PM PST JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Guna meningkatkan aktivitas perekonomian warganya, Bupati Asmat, Provinsi Papua, Elias Kambu pada tahun ini memprogramkan pembangunan pasar di setiap ibukota distrik.Keberadaan pasar diharapkan mampu mendorong warga asli setempat untuk menjual hasil buminya, sehingga memiliki pendapatan dan kesejahteraan kian meningkat. Bupati Elias Kambu mengatakan hal tersebut di Jayapura. "Memang kita ingin terus dorong warga asli supaya bisa menguasai ekonomi di Asmat. Sehingga kedepan kita memulai dari pinggir. Dimana keberadaan pasar di setiap ibukota distrik, merupakan hal yang penting untuk diwujudkan," terang ia. Diakuinya, hingga saat ini perekonomian di Asmat masih dikuasai masyarakat pendatang. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya jumlah pedagang yang berjualan di pasar, hingga kios-kios yang dibangun di wilayah perkotaan Agats. Dilain pihak, saat ini masyarakat Asmat baru sekitar 65 tahun bersentuhan dengan dunia luar. Sehingga dari sisi teori peradaban, perkembangannya belum dapat mengikuti wilayah lainnya di Papua, seperti Kota Jayapura. "Waktu saya masuk pada 2001 lalu di Kabupaten Asmat, perempuan asli setempat belum tahu jual sayur. Namun sekarang ini sudah banyak yang berdagang". "Jadi, kalau lihat perbandingan sekarang untuk kebutuhan bahan lokal, seperti sayur, ubi dan lainnya kebanyakan itu dari masyarakat asli Asmat. Sementara untuk kebutuhan lainnya memang masih dikuasai pendatang. Tapi pelan tapi pasti kita mau rubah ini," ucap dia. Kedepan, tambah Bupati Elisa, pemerintah setempat akan berupaya menampung seluruh hasil bumi pertanian warga setempat. Sebab sebagian besar hasil bumi yang ada itu, mesti dikonsumsi karena tak bisa dijual seluruhnya. Dilain pihak, kedepan pihaknya berjanji akan meningkatkan program kebijakan peningkatan kapasitas warga asli setempat. Namun ia meminta dukungan penuh masyarakat maupun stake holder terkait, termasuk media dalam memberi edukasi, agar upaya tersebut bisa berjalan sesuai harapan. (DiskominfoPapua) |
| Dinas PUPR Papua Fokus Perbaiki Infrastruktur Pendukung PON XX 2020 Posted: 20 Jan 2019 08:31 PM PST JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Papua dalam program kerjanya tahun ini fokus memperbaiki infrastruktur pendukung, jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di bumi cenderawasih.Menurut Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua Girius One Yoman, pihaknya pada tahun ini akan melakukan rehab total terhadap seluruh infrastruktur di ibukota provinsi, yakni Kota Jayapura dan sekitarnya. Sejumlah infrastruktur itu, diantaranya perbaikan fasilitas jalan, jembatan, talud dan drainase, sehingga pelaksanaan PON XX dapat berjalan sebagaimana mestinya. "Yang pasti perbaikan ini untuk mendukung kelancaran saat pelaksanaan PON XX 2020 di Papua," terang ia di Jayapura, kemarin. Dikatakan, perbaikan infrastruktur tersebut juga bertujuan untuk mengantisipasi kemacetan di Kota Jayapura jelang iven empat tahunan itu. "Sehingga demikian, kami mendapat arahan dari pimpinan untuk agar sejumlah daerah pelaksana PON, supaya diupayakan untuk mengantisipasi kemacetan. Dengan demikian ruas-ruas jalan ini akan kita rapinkan," tutur ia. Ditambahkan, saat ini pihaknya belum dapat menyebutkan anggaran yang akan digunakan untuk memperbaiki sejumlah fasilitas infrastruktur itu. Pasalnya hingga kini Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2019 belum ditetapkan. Sementara itu, realisasi kesiapan insfrastruktur dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional XX 2020, diklaim telah mencapai diatas 50 persen. Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen, kesiapan fisik pembangunan PON 2020 kini telah mencapai sekitar 60 persen. Persentase akhirnya selanjutnya akan dapat diumumkan pada akhir tahun ini. "Sekarang sudah sekitar 60 persen. Ditargetkan realisasi fisik rampung akhir tahun ini. Kita optimis target ini akan bisa tercapai sebelum PON digelar," terang ia. Ia sampaikan meski APBD 2019 akan fokus pada PON XX di 2020, namun kegiatan-kegiatan rutinitas yang terakomodir pada instansi kesehatan, pendidikan maupun ekonomi rakyat tetap dijalankan sesuai tugas pokok maupun fungsi. (DiskominfoPapua) |
| Lima Sekolah di Papua Belum Masukan Data Peserta UNBK Posted: 20 Jan 2019 08:25 PM PST JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Dinas Pendidikan Papua mengingatkan lima SMU maupun SMK agar secepatnya memasukan data peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019, yang rencananya diselenggarakan pada 25-28 Maret 2019 mendatang.Kepala Dinas Pendidikan Papua, Elias Wonda berharap seluruh lembaga pendidikan menengah atas maupun kejuruan dapat menyampaikan laporan paling lambat akhir bulan ini. Sebab datanya bakal dikirim kepada pemerintah pusat di Jakarta. "Ya kalau yang sudah masuk hingga saat ini jumlahnya sebanyak 473 sekolah SMU/SMK. Tinggal tunggu dari lima lembaga pendidikan lagi yang belum memasukan data. Kita harap penyampaian bisa tepat waktu sebab data ini akan dikirim ke pusat," terang ia di Jayapura, kemarin. Dikatakan, dari perhitungan sementara oleh instansinya, peserta UNBK 2019 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Dimana dari 473 sekolah tersebut, tercatat siswa SMU sebanyak 19 ribu orang dan SMK sebanyak 8 ribu siswa. Diketahui UN SMK/MAK tahun 2019 dilaksanakan pada tanggal 25-28 Maret 2019. Sedangkan UN SMA/MA pada tanggal 1,2, 4, dan 8 April 2019. UN Program Paket C/Ulya pada tanggal 12-16 April 2019. UN SMP/MTs pada tanggal 22-25 April 2019, sedangkan UN Program Paket B/Wustha pada tanggal 10-13 Mei 2019. Sebelumnya, Dinas Pendidikan Provinsi Papua mengharapkan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Telkom dapat memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Bumi Cenderawasih. "Kita harap ada dukungan dari PLN dan Telkom. Bahkan kami akan menyurat kepada PLN dan Telkom, harapannya mereka bisa mendukung pelaksanaan UNBK di wilayah ini," kata dia. Pada kesempatan itu, Elias Wonda mengapresiasi sekolah-sekolah di Papua yang berlomba-lomba untuk menyelenggarakan UNBK di lembaga pendidikannya. Hal ini dilihat dari jumlah pelaksanaan di tahun ini yang kian meningkat. (DiskominfoPapua) |
| Pemerintah Kabupaten di Papua Belum Proaktif Dukung Perekaman KTP Elektronik Posted: 20 Jan 2019 08:21 PM PST JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinsospecapil) Papua menilai pemerintah kabupaten, belum benar-benar proaktif memberikan dukungan penuh terhadap upaya perekaman KTP elektronik.Hal demikian, disampaikan Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua, Ribka Haluk di Jayapura, kemarin. "Kalau kita lihat memang sejauh ini pemerintah kabupaten belum aktif menggerakan warga melakukan perekaman KTP elektronik di daerahnya. Sehingga ini menjadi salah satu kendala kami di lapangan," terangnya. Kendati demikian, ia menyebut sudah ada sejumlah daerah yang sangat proaktif mendukung program nasional itu. Diantaranya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Jayawijaya, Merauke, Mimika, Biak Numfor dan Supiori. Bahkan ada kabupaten yang hampir 100 persen melakukan KTP elektronik, yakni Lani Jaya dan Tolikara. "Tapi lagi-lagi ada kabupaten yang cakupannya sangat rendah, yakni Paniai, Dogiai, Deyai, Intan Jaya, Nduga, Yalimo, Pegunungan Bintang, Tolikara, Puncak Jaya, Yahukimo serta lainnya. Secara umum Ribka Haluk menyebut wilayah pegunungan Papua menjadi daerah yang masih minim dalam melakukan perekaman KTP elektronik. Bahkan ada kabupaten yang dalam perekaman KTP elektronik sampai saat ini baru mencapai 10%. "Padahal kami sudah mendorong pelaksanaan program perekaman mobile di wilayah mereka. Kami bahkan menurunkan tim kesana namun belum maksimal pula." "Makanya, pada kesempatan ini kami imbau kepala daerah, kepala kampung dan masyarakat lah yang harus responsif membantu kami dari dinas sosial kependudukan dan catatan sipil. Namun tentunya mesti dari kepala daerah yang kemudian menggerakan warga dari kampung-kampung melakukan. Karena kasihan tim kami yang harus menghabiskan cukup banyak waktu hanya untuk mencari warga dan menjelaskan kegunaan dari perekaman E-KTP. Sebab ini juga memakan waktu dan biaya yang banyak," ujarnya. (VOA) |
| Dorkas Waroy Buktikan Papua Cairkan Panas Debat Pilpres Posted: 20 Jan 2019 08:56 AM PST JAKARTA, LELEMUKU.COM ¬ Penyanyi berdarah asli Kota Serui, Papua Dorkas Lea Waroy mengakui dirinya berhasil mencairkan suasana debat perdana Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 dengan membawakan lagu berjudul 'Rumah Kita'."Dorkas senang dan bangga, ini juga berarti Dorkas harus siap mental untuk perform yang terbaik dan buktikan bahwa kami Papua juga bisa," kata dia kepada Lelemuku.com pada Rabu (16/1). Keyakinan penyanyi jebolan Bintang Radio dan Televisi se-Asean Tahun 2012 ini untuk mengharumkan nama Papua melalui momen akbar itu pun sangat berhasil, terlihat dari begitu banyak penonton yang memuji dengan mengatakan jika wanita berusia 32 tahun itu menjadi salah satu pendingin suasana dalam panasnya debat yang ditayangkan secara serentak pada Jumat malam (18/1) lalu. "Sejuk seketika itu kata yang bisa saya ungkapkan setelah lantunan lagu Rumah Kita yang dibawakan oleh penyanyi paling luar biasa Dorkas Waroy, Sukses selalu, kami bangga terlebih Merauke bangga atas terpilihnya di Acara Debat Pertama Capres," ungkap salah satu penonton debat itu, Richy Kanagae pada beranda media sosial milik penyanyi kelahiran Kabupaten Merauke itu. (Laura Sobuber) |
| You are subscribed to email updates from Lelemuku.com. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri







