Menciptakan Hubungan Yang Harmonis, Babinsa Laksanakan Komsos
Jayapura – Kebakaran merupakan kejadian yang tidak diinginkan bagi setiap orang dan kecelakaan yang berakibat fatal. Kebakaran ini dapat mengakibatkan suatu kerugian yang sangat besar baik kerugian materiil maupun kerugian inmateriil. Sebagai contoh kerugian nyawa, harta dan terhentinya proses atau jalannya produksi atau aktifitas.
Selain terlatih untuk menyelamatkan korban dan memadamkan kebakaran, mereka juga terkadang di tugaskan untuk memberikan sosialisasi dan pendidikan kepada masyarakat sipil tentang kebakaran dan cara menanggulanginya.
Begitu besar dampak dari kebakaran, sehingga untuk menangulanginya di butuhkan Pemadam Kebakaran, yaitu orang atau pasukan yang bertugas memadamkan kebakaran, melakukan penyelamatan korban, dan menanggulangi bencana atau kejadian lainnya.
Hal tersebut yang mendasari Babinsa Kel. Entrop Ramil 1701-09/Japsel Serda Ahmad Hanafi dan Kopda Abu Amar untuk melaksanakan Komsos Kreatif di Kantor Pemadam Kebakaran Kota Jayapura yang berada di Kelurahan Entrop Distrik jayapura Selatan.
Menurut Bapak Yohan Warinusi Ka Ops Damkar Kota Jayapura, Anggota Pemadam Kebakaran Kota Jayapura ini berjumlah 66 Orang dan kendaraan operasional berjumlah 7 buah yang terdiri dari 4 buah Truk Pemadam Kebakaran dengan ukuran kecil dan besar sebagai unit pembawa air dan 3 Truk Pemompa dan penyimpan air (biasanya dapat memompa air dari hidrant dan sumber air lainnya atau disebut Pump Unit).
Di hadapkan dengan luasnya Kota Jayapura jumlah kendaraan tersebut dirasakan masih kurang. Sehingga banyak kejadian kasus kebakaran yang selama ini terjadi di Kota Jayapura tidak tertangani dengan cepat,” imbuhnya”.
Diantara penyebab lambatnya penanganan kebakaran meliputi :
- Kurangnya Fasilitas Mobil dan Personel Pemadam Kebakaran.
- Lambatnya pemberian informasi kepada Damkar, hal ini disebabkan jalur khusus telfon Damkar Kota Jayapura belum tersedia.
- Jauhnya sumber air sebagai material utama pemadam kebakaran.
- Padatnya arus lalu lintas, sehingga memperlambat Damkar bergerak ke tempat kejadian.
- Kurangnya fasilitas baju tahan panas, sehingga Damkar kurang maksimal dalam usaha memadamkan kebakaran.
Bapak Yulius Taruk selaku Kabid Penertiban Satpol PP Kota Jayapura menambahkan, selain penyebab diatas terkadang lambatnya pemadaman dikarenakan banyaknya warga masyarakat yang ingin melihat kejadian kebakaran, sehingga sebagian besar akses jalan menuju lokasi kejadian tertutup.
Disela-sela Komsos, Babinsa mengingatkan petugas Damkar agar tetap menjaga faktor keamanan dan keselamatan selama pelaksanaan tugas, dan tetap jalin komunikasi yang baik dengan pihak terkait seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Ketua RT/RW, sehingga bencana kebakaran dapat diatasi dengan cepat. Sesuai Motto Petugas pemadam Kebakaran ” Pantang Pulang Sebelum Padam”.(Prd/cen)
Terima kasih karena anda telah membaca berita terbaru dari Kodam Cendrawasih silahkan bagikan informasi ini kepada rekan-rekan anda.Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri