Polisi Amankan Aksi Demo Damai, Massa Tuntut Kadis P dan K Kab. Merauke diturunkan
Tribratanews.papua.polri.go.id,Polda Papua, Polres Merauke – Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH yang Wakili Kasubbag Bin Ops AKP Horas Nababan dan anggota Polres Merauke amankan aksi demo damai oleh Para Guru,Murid dan Orang tua Wali murid dari SMP/SMLLA Satap Wasur dan SMA YPK Merauke, yang bertempat di Kantor Bupati Merauke jalan Brawijaya Merauke, Jumat (1/3/2019).
Tepatnya pukul 09.30 Wit massa berdatangan dengan jumlah sekitar dua ratusan peserta yang di koordinator oleh Kepala Sekolah SMP/SMA Satap Wasur Merauke Bapak Sergius Womsiwor dan Kepala Sekolah SMA YPK Merauke Bapak Soleman Jembormias.
Sebanyak 50 Personil Polres Merauke amankan kegiatan aksi demo damai tersebut, Sebelum dilaksanakan pengamanan dilakukan APP oleh Wakapolres Merauke Kompol YS Kadang, S.Sos dengan mengatakan Anggota yang melaksanakan tugas pengamanan agar bertindak tidak arogan, berilah pelayanan yang baik, berdinas dengan rasa tanggung jawab dan iklas.
“Melaksanakan tugas pengamanan harus sesuai SOP, dikatakan surat permohonan aksi demo harus 3 hari membuat surat Permohonan, lalu Intel buat Kirsus dan Bagops membuat Renpam dan Sprint sehingga dalam pengamanan tidak ada kesalahan prosedur,” tutur Wakapolres Merauke.
Masa berorasi dan memnyanyikan lagu Nasional dan yel-yel dengan membawa 3 buah spanduk yang bertuliskan pertama Satap Terintegritas Wasur dengan SMA YPK sekolah solusi penyelamat Generasi bangsa Indonesia di Merauke, kedua Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan jangan rampas hak kami untuk meraih cita-cita undurkan diri karena tidak pantas menjadi panutan, ketiga Bapak Bupati selamatkan dunia Pendidikan dan tidak membiarkan hancur ditangan pemimpin yang tidak merendahkan diri sebagai pelayan namun sebagai provokator.
Tututan dibacakan oleh Sergius Womsiwor dengan tujuh poin diantaranya Memimpin Kadis P dan K atas bersikap dewasa sebagai pemimpin, Untuk menjaga nama baik Bupati kiranya pertimbangkan jabatan Kadis P dan K di ganti, Menempatkan Bapak Yohanes duma Samkakai sebagai Kadis P dan K yang memiliki hak kesulungan pada UU Otsus Papua, Kadis P dan K agar menarik kembali pernyataan yang kontrovesi dan profokatif yang pernyataannya keliru dan deskriminasi yang membunuh masa depan anak didik, SMA Satap wasur terintegritas dengan SMA YPK adalah upaya membangun dunia Pendidikan, Kadis P dan K harus meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa yang mempertontonkan wibawa pejabat tidak berbudi pekerti dan Program PPKHB Uncen Jayapura GTK di Merauke adalah legal bukan tidak illegal.
“Bupati Merauke harus mengantikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Saudara inisial SB harus sesingkat- singkatnya, ungkap Womsiwor dengan tegas. Lanjut dikatakan oleh Soleman Jembormias , kalau tidak ditanggapi tuntutan tersebut, kami akan datang dengan massa yang lebih banyak lagi, PGRI ada enam ratusan guru, Murid kami ada ribuan,” ungkapnya.
Akhirnya oleh Asisten III Setda Kabupaten Merauke yang mewakili Bupati Merauke Anakletus Mambol,Amd,PD didampingi Sekdis P dan K Bapak Nurwanto dan Kabid SMA Dinas P dan K menerima aspirasi massa dan bernjanji akan menyampaikan semua aspirasi ini kepada Bupati Merauke secepatnya sehingga dapat ditindak lanjuti, akhirnya massa bersalaman dan pulang dengan tertib, Kegiatan pengamanan dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Penulis : Andre Merauke
Editor : Sosra Papua
Publish : Rendy
The post Polisi Amankan Aksi Demo Damai, Massa Tuntut Kadis P dan K Kab. Merauke diturunkan appeared first on Tribrata news Papua.
Terima kasih karena anda telah membaca berita terbaru dari Polda Papua, silahkan bagikan informasi ini kepada rekan-rekan anda.Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri