68 Amunisi Tak Bertuan Ditemukan Pekerja Bangunan

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Selamat datang di Lelemuku, saat ini anda sedang membaca berita dan informasi terbaru dari Kepolisian Resor Jayapura Kota. Silahkan melanjutkan untuk membaca informasi selengkapnya.
Polresta Jayapura Kota - Anggota Kepolisian Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan puluhan amunisi tidak bertuan yang diduga merupakan bekas peninggalan perang dunia ke II, di Hamadi Gunung Distrik Jayapura Selatan, Senin (13/1) pagi.

Amunisi jenis Kaliber 12, 7 MM pertama kali ditemukan oleh pekerja bangunan yang hendak menggali di sebuah proyek pembangunan rumah,  ketika itu Kamarudin dan Erwin saksi mata melihat benda mencurigakan yang berbentuk seperti Amunisi setelah di cek ternyata benar benda tersebut merupakan amunisi bekas peninggalan perang dunia ke II.


Atas temuan itu para saksi kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Jayapura Selatan AKP Yosias Pugu, SH membenarkan hal tersebut, dimana amunisi itu kini sudah diamankan di Mapolsek Jayapura Selatan.

"Iya benar ada temuan amunisi yang diduga bekas peninggalan perang dunia. Total amunisi jenis Kaliber 12,7 MM itu berjumlah 68 butir dengan kondisi sudah berkarat," ungkapnya, Senin (13/1) sore.

Kapolsek Japsel AKP Yosias Pugu ini pun berharap kepada seluruh masyarakat khususnya Kota Jayapura apabila menemukan benda-benda yang mencurigakan yang diduga merupakan bekas peninggalan sejarah untuk segera menghubungi pihak kepolisian terdekat. (*) 


Penulis   : Andi
Terima kasih karena anda telah membaca berita terbaru dari Polres Jayapura Kota, silahkan bagikan informasi ini kepada rekan-rekan anda.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya

    © 2016- Lelemuku.com is owned by PT. Batlax.com.
    Affiliated with Voice of America, VOA Indonesia, Tempo, BenarNews, Teras.id, Reuters, DW and RT

    DMCA.com Protection Status Creative Commons License

    pembaca saat ini: 0