Satgas Yonif 713/ST Tembus Jalan Tapal Batas RI-PNG Skofro Distrik Arso Timur

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Selamat datang di Lelemuku, saat ini anda sedang membaca berita dan informasi terbaru dari Komando Daerah Militer 17 Cenderawasih. Silahkan melanjutkan untuk membaca informasi selengkapnya.

Keerom – Suatu terobosan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia lewat Kab. Keerom untuk menghidupkan perekonomian di wilayah perbatasan khususnya di wilayah kampung Skofro yang berbatasan langsung dengan negara tetangga PNG yaitu dengan cara membangun infrastruktur-Infrastruktur pendukungnya, salah satunya yaitu dengan membangun infrastruktur jalan. Rabu (15/01/2020)

Kampung Skofro Distrik Arso Timur Kab. Keerom Provinsi Papua menjadi wilayah tanggung jawab Satgas Yonif 713/ST khususnya pos Skofro Lama.

Karena menyadari wilayah itu menjadi tanggung jawabnya maka Dansatgas Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol., dan Danki B bersama satu tim personel lainnya datang meninjau langsung kondisi jalan tersebut dan berhasil menembus jalan yang akan menghubungkan dua negara RI-PNG walaupun dengan bersusah payah, karena infrastruktur ini belum selesai masih dalam tahap pekerjaan dengan batu-batu yang belum di aspal.

Letkol Inf Dony mengungkapkan, melihat kondisi yang ada ini banyak hal yang harus dipersiapkan, “Memang dengan adanya pembukaan infrastruktur jalan ini geliat ekonomi masyarakat akan mulai hidup, ekonomi masyarakat dengan sendirinya akan meningkat karena akan terjadi proses pertemuan antara masyarakat RI dan PNG, hasil-hasil panen masyarakat akan bisa di perjual belikan. Namun itu semuanya bisa terjadi jika sarana-sarana pendukung lainnya dibuat seperti pembangunan pasar dan pasilitas lainnya”, tuturnya.

Dan yang terpenting dari pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan dua negara ini adalah keamanan. Ketika nantinya jalan ini selesai 100 persen maka fasilitas keamanan harus disiapkan artinya harus ada pos perbatasan. “Dengan adanya pos perbatasan ini maka geliat masyarakat yang melintas antar dua negara akan bisa terawasi hal ini untuk menghindari peredaran barang-barang ilegal dan lain sebagainya sehingga situasi perbatasan akan tetap baik dan aman serta masyarakat akan sejahtera”, tambahnya. (Prod/Cen)

Terima kasih karena anda telah membaca berita terbaru dari Kodam Cendrawasih silahkan bagikan informasi ini kepada rekan-rekan anda.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya

    © 2016- Lelemuku.com is owned by PT. Batlax.com.
    Affiliated with Voice of America, VOA Indonesia, Tempo, BenarNews, Teras.id, Reuters, DW and RT

    DMCA.com Protection Status Creative Commons License

    pembaca saat ini: 0